Fokus Pembuatan Game Menggunakan Construct 3
Akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan software Construct 3 untuk memulai sebagai Solo Game Developer (SGD) yang sebelumnya berfikir untuk menggunakan Lazarus Free Pascal. Walaupun LFP sangat mudah digunakan dan output nya bisa digunakan banyak platform mulai dari Windows, MAC, IOS, Android dan Linux. Tapi untuk membuat sebuah game sederhana sekalipun tidak mudah. Kita harus memahami dasar pemrograman grafis seperti OpenGL SDL atau sejenisnya.
Tentu saja daripada saya berkutat dengan skrip pemrograman bahasa favorit, Lazarus Free Pacal, lebih baik fokus pada alur game yang ingin dibuat. Dan kemudahan untuk sedikit melupakan keruwetan skrip pemrograman. Dengan menggunakan software (lebih sering disebut Game Engine) Construct 3, kita dimudahkan dengan fokus di alur game dan logik maupun mekanik yang hendak dipasang.
Construct 3 tidak menggunakan bahasa pemrograman? Tidak juga, Construct 3 merupakan aplikasi game engine berbasis HTML5 dimana setiap game yang hasilkan dijalankan oleh browser yang mendukung HTML5. Tentu saja Java Script digunakan pada HTML5, mungkin sudah menjadi standar bahasa pemrograman di browser. Sekali agi HTML 5. Jadi Construct 3 berbasasis Java Script dan tentunya menyediakan pengguna fasilitas kertas yang dapat ditulisi skrip Java Script atau JS. Kita hanya perlu membuat skrip jika diperlukan saja. Kebanyakan plugin yang tersedia lebih dari cukup untuk membuat game profesional.
Kenapa tidak menggunakan game engine papan atas seperti Unity dan Unreal yang ciamik menghasilkan game 3D dan bisa dikatakan semua game developer menggunakan salahsatu dari game eninge ini? Sebagai pemula untuk memulai karir sebagai SGD yang menjadi petimbangan adalah saya tidak memiliki background sebaga programmer. Bahkan sulit untuk merubah main set seorang programmer amatir meninggalkan OOP bahasa Pascal. Daripada membuat diri menjadi rumit dengan Unity atau Unreal, Construct 3 merupakan pilihan cepat dan mudah. Walaupun pengguna game engine papan atas mengatakan C3 adalah usang dan lambat dan tidak bergensi dan lainnya.
Pilihannya adalah ingin menghasilkan banyak game (walupun 2D) atau berkutat pada sebuah game. Jika ingin menghasilkan banyak game, Construct 3 adalah jawabannya. INGAT.. SEMAKIN BANYAK GAME YANG DI PUBLISH, MAKA SEMAKIN BESAR PELUANG MENDAPATKAN PROFIT. Kembali lagi, topik ini khusus solo game developer bukan indie game developer sekalipun.
Construct 3 adalah game engine berbayar bahkan hanya berlanggan perbulan atau pertahun. So what? Apakah Unity dan Unreal gratis? Ya, diawalnya gratis sampai kita menghasilkan dollar tertentu. Kemudian kita dikenakan charge pertahun, ujung-ujungnya duit (UUD) juga bahkan lebih mahal. Intinya tidak ada makan siang gratis. Kecuali Linus???
Saya akhiri dulu obroalan searah. kalau mau obrolan dua arah berikan komentar ya.

Comments
Post a Comment