10 Layout Yang Perlu Tersedia Dalam Suatu Game


 Sebagai pemula untuk menjadi Solo Game Developer (SGD), kita (sebenarnya dibaca, saya) perlu mengetahui beberapa layout atau screen yang tampilkan pada suatu game. Walaupun tidak semua jenis layout ditampilkan atau dibuat untuk pemain game. Toh, pemain game tidak mau terkejut ketika membuka sebuah game, tiba-tiba langsung diajak bermain. Tentu perlu pembuka atau prolog yang setidaknya memberi waktu bagi pemain menyiapkan diri sebelum bermain.

Berikut 10 layout game yang perlu diketahui, dibuat ditampilkan dalam suatu game.

1. Main Menu Layout (Start Screen)

Fungsi:

  • Layar pertama yang dilihat pemain saat game dimulai.
  • Berisi opsi seperti "Start Game", "Options", "Credits", dan "Exit".

Elemen yang biasanya ada:

  • Tombol navigasi (mulai, pengaturan, keluar).
  • Animasi atau efek visual untuk menarik perhatian.
  • Logo atau judul game.

2. Options Layout (Settings Screen)

Fungsi:

  • Menyediakan pengaturan untuk audio, grafik, kontrol, dan gameplay.

Elemen yang biasanya ada:

  • Slider volume musik dan efek suara.
  • Pilihan resolusi layar atau mode fullscreen.
  • Pengaturan tombol atau kontrol permainan.

3. Level Selection Layout (Pilih Level)

Fungsi:

  • Memberikan pemain pilihan untuk memilih level tertentu yang sudah terbuka.

Elemen yang biasanya ada:

  • Daftar level dengan status (terbuka atau terkunci).
  • Bintang atau medali sebagai indikator pencapaian di level sebelumnya.
  • Tombol kembali ke menu utama.

4. Gameplay Layout (In-Game Screen)

Fungsi:

  • Tempat utama di mana gameplay berlangsung.

Elemen yang biasanya ada:

  • Karakter utama dan musuh.
  • UI seperti skor, nyawa, waktu, dll.
  • Efek visual dan suara dalam permainan.
  • Tombol pause untuk berhenti sementara.

5. Pause Layout

Fungsi:

  • Memberikan opsi saat pemain menjeda permainan sementara.

Elemen yang biasanya ada:

  • Tombol "Resume", "Restart", dan "Exit to Main Menu".
  • Background semi-transparan untuk mempertahankan tampilan gameplay.
  • Timer jika ada fitur auto-resume.

6. Victory Layout (Level Complete Screen)

Fungsi:

  • Memberikan umpan balik setelah pemain menyelesaikan level.

Elemen yang biasanya ada:

  • Pesan "Level Completed!" atau "Congratulations!".
  • Skor akhir dan statistik lainnya (waktu penyelesaian, item yang dikumpulkan, dll).
  • Tombol "Next Level" atau "Return to Main Menu".

7. Game Over Layout

Fungsi:

  • Ditampilkan ketika pemain gagal atau kalah dalam permainan.

Elemen yang biasanya ada:

  • Pesan "Game Over" atau "Try Again".
  • Skor akhir atau pencapaian yang didapat sebelum kalah.
  • Opsi "Restart", "Main Menu", atau "Quit".

8. Leaderboard Layout (High Score Screen)

Fungsi:

  • Menampilkan peringkat berdasarkan skor pemain.

Elemen yang biasanya ada:

  • Daftar skor tertinggi.
  • Nama pemain dan skor terkait.
  • Tombol kembali ke menu utama.

9. Credits Layout

Fungsi:

  • Memberikan penghargaan kepada pengembang, sponsor, atau pihak terkait.

Elemen yang biasanya ada:

  • Nama tim atau individu yang berkontribusi.
  • Logo perusahaan atau sponsor.
  • Musik latar atau efek visual ringan.

10. Tutorial Layout

Fungsi:

  • Menjelaskan cara bermain kepada pemain baru sebelum masuk ke permainan utama.

Elemen yang biasanya ada:

  • Instruksi langkah demi langkah dengan animasi atau teks.
  • Tombol "Skip" atau "Next".
  • Ilustrasi kontrol dan mekanisme gameplay.


Walaupun sebenarnya tidak ada standar alur dalam suatu aplikasi game dimana kita bisa menggunakan atau membuangnya menyesuaiakn kebutuhan sesuai tingkat kerumitan game. Namun ada baiknya kita menyiapkan setidak 10 layout diatas dalam catatan ketika membuat story board suatu game.

Bagaimana menurut kamu?


Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Program Tulisan Berjalan atau Running Text Menggunakan Lazarus Free Pascal

Cara Menambahkan Komponen Visual secara Runtime dengan Lazarus Free Pascal

Membuat Program Music First Player dengan Lazarus Free Pascal